SMA Negeri Kota Bakti

Sehubungan dengan tahun ajaran baru

SMA Negeri Kota Bakti

TUMPUAN PILIHAN CALON SISWA BARU

        Sehubungan dengan tibanya tahun ajaran baru 1981/1982, masyarakat kecamatan Sakti, seperti juga ditempat lainnya disibuki dengan pendaftaran murid baru. Tumpuan mereka adalah SMA Negeri Kota Bakti, yang baru dinegerikan November 1979, karena untuk mendapatkan SLTA lainnya, terlalu banyak liku-likunya.

Menurut keterangan seorang orangtua murid, memang anaknya ada maksud mendaftarkan diri ke SPG Sigli, tapi karena tata cara pendaftaran terlalu sulit, terpaksalah niat itu dibatalkan. SMA Negeri Kota Bakti yang pernah 2 tahun status swasta (1977), hingga kini telah 2 kali melepaskan tamatannya. Untuk tahun ini hanya  3   orang yang tidak lulus. Jumlah lokal seluruhnya sepuluh buah, yang terdiri dari 1 lokal laboratorium (ruang ketrampilan), dua buah kantor tata usaha dan tujuh buah ruangan kelas. Sedang siswa yang ada sekarang jumlahnya 9 lokal, sehingga terpaksa sekolah pagi-sore.

Menurut data yang diperoleh Wsp; bahwa di SMA Negeri Kota Bakti masih kekurangan guru untuk bidang-bidang ilmu fisika, kimia dan biologi, sedang yang telah mengajar selama ini, bukan guru spesialis untuk ilmu-ilmu tersebut. Tentang pendaftaran siswa baru dalam tahun ini; Wsp mendapat penjelasan bahwa hingga hari penutupan, tgl. 6 Juni 1981, jumlah yang mendaftar 300 calon, sedang yang dapat tertampung belum dapat dipastikan.

Animo masyarakat kecamatan Sakti dewasa ini   untuk  memberikan pendidikan sesuai perkembangan zaman bagi anaknya sangat besar, namun mereka masih sangsi apakah anaknya yang telah didaftarkan itu lulus testing atau tidak. Calon siswa yang mendaftar di SMA Negeri Kota Bakti adalah berasal dari dua buah SMP disana dan  karena di kecamatan Mila belum ada SLTA, maka calon yang berasal dari sana juga diterima mendaftar. Sebagian tokoh masyarakat kecamatan Sakti yang ditemui Wsp; sangat mengaharapkan  agar semua calon yang telah terdaftar dapat lulus testing semuanya. “inilah harapan masyarakat, karena SMAN  Kota Bakti adalah dibangun atas swadaya masyarakat pada mulanya/”, kata beberapa tokoh masyarakat disana.

(Tas/A-017).

( Catatan terakhir: inilah arsip berita, ketika saya belajar menjadi wartawan di awal tahun 80-an. Setiap berita dari saya selalu didampingi kode wartawan senior, yaitu Ketua Perwakilan Hr. Waspada di Banda Aceh saat itu. Bale Tambeh, 27 Oktober 2011, T.A. Sakti).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s