Menulis di Koran ’Gampang Sulit’ Perlu Jalin Hubungan dengan Redaktur?

Menulis di Koran ’Gampang Sulit’
Perlu Jalin Hubungan dengan Redaktur?

Yang harus anda perhatikan apakah anda mengirim naskah untuk dimuat di koran? Demikian pertanyaan yang kerap diajukan orang, khususnya bagi mereka yang masih pemula. Yang sekali nulis, berkali-kali nulis tetap nol, alias blong tidak dimuat.
Memang tanpaknya mudah berkarya tulis, dibaca ulang., bangga, masukan amplop, beri perangko dan sekedar surat pengantar lalu dikirim ke meja redaksi. Tiap waktu terbit koran itu tentu dijenguknya. Baru saja seminggu sudah dijenguk dan diamati : apa sudah dimuat?
Inilah anggapan para pemula yang berangan-angan bahwa begitu kirim begitu dimuat. Seolah-olah gampang, tetapi tidak segampang anggapan itu, perlu ada syarat-syarat yang harus diperhatikan dan diamati sedini mungkin.
Jangan anggap mereka yang telah berhasil itu tidak dengan perjuangan yang gigih.
Dalam hal ini saya memberanikan diri memberikan sekedar ancer-ancer langkah apa yang perlu diperhatikan bila anda akan memulai mengirimkan suatu tulisan ke suatu media pers.
Benarkah anda ada minat atau ada rasa yang betul-betul akan menjadi penulis? Menjadi wartawan? Sebab bila anda hanya ikut-ikutan saja, bisa patah semangat di tengah jalan.
Sebelum anda mengirim naskah harus diteliti lebih dahulu, bagaimana dan ciri khas surat kabar itu. Pengamatan tidak sekedar satu dua kali, bisa berkali-kali. Bagaimana nafas koran itu. Kemudian anda harus bisa menyesuaikan dengan sikap dan misi koran. Baik bahasa, lagak lagu dan thema apa yang dimaui. Bila benar-benar sudah tau ………. Cobalah kirim, bisa berkali-kali. Dan jangan anda harap segera muncul …… sabar saja.
Jalin Hubungan :
Selain itu menjalin hubungan dengan redaktur memang perlu untuk memperlicin jalan pemuatan. Sebab dengan kenal salah satu staf redaksi misalnya, naskah anda lebih banyak peluang pemuatan. Kemungkinan ada satu langkah lebih diperlonggar syaratnya. Sedikit mendapat prioritaslah.
Tetapi kesempatan baik ini jangan anda sia-siakan bisa mati kutu. Sebab anda sudah mengandalkan sudah kenal, lalu cara anda menulis naskah tidak memenuhi syarat, tentu saja masuk kotak sampah.
Pengenalan lain, tidak kenal orangnya, tetapi kenal tulisannya. Apa itu?
Dengan rajin anda mengirim naskah. Sesuai dengan orientasi mas media itu. Nah pengiriman yang rajin dan sesuai misi koran tertu sudah merupakan jalinan hubungan yang baik. Kepercayaan redaksi itu jangan anda abaikan. Setelah dipercaya tetapi anda mengirim naskah yang sama dikirim ke yang lain media, hal ini bisa menutup jalan buat anda. Bisa black list?
Pengenalan dan jalinan hubungan memang perlu bagi mereka yang ingin terjun ke dalam bidang tulis-menulis di surat kabar. Tetapi jangan membanggakan diri. Sebab keburu bangga merupakan awal kejatuhan. Baik buruk suatu naskah, orang lainlah yang menilai. Bukan diri sendiri.

Cara Menulis :
Cara menulis suatu juga punya syarat tertentu, agar bisa menarik redaksi untuk memeriksanya. Memperhatikan format, spasi dan kertas, bersama polio dan cara penyusunan. Buatlah secara baik, spasi dobel (dua spasi) beri tepi kanan yang longgar, tepi kiri juga ( 4 cm dan 2 cm), tidak bertele-tele.
Dengan teratur baik, diketik rapi, susunan bahasa betul, nah hal ini sudah membikin redaksi terpikat.
Juga bila anda mengutip dari bahan lain, sebutkan sumber bahan itu jelas dan anda akan mendapatkan penilaian yang positif. Jika anda menciplak tanpa menyebutkan sumbernya, bisa mati kutu. Jalan yang sudah anda bina itu bisa tertutup untuk selama-lamanya. Cuma gara-gara sekali ketahuan menjiplak.
Selanjutnya jangan mementingkn materi dahulu! Sering pemula itu belum-belum sudah bertanya: berapa honornya Om Daktur bila naskah saya dimuat? Nah ini harus dihindari betul. Yang penting anda itu mendapatkan perhatian. ( Warjiyanto Panca Wasana).
(Sumber: Minggu Pagi No.2 Tgl 15 April 1984 tahun ke 37, hal : 3).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s