Wasiat Prof. A.Madjid Ibrahim Kepada Rektor – Rektor Universitas Syiah Kuala

Karena penting dan diangap hebat itulah, maka Mir’atut Tullab –lah yang pertamakali diperkenalkan kembali kepada masyarakat oleh pimpinan Universitas Syiah Kuala  43  tahun lalu(1971).
Mengawali kata pengantarnya; Rektor Universitas Syiah Kuala saat itu, Prof.A.Madjid Ibrahim menyebutkan ( perubahan ke EYD oleh penulis):”Dalam rangka perayaan Dies Natalis X Univesitas Syiah Kuala, kami menganggap perlu untuk memulai memperkenalkan kepada masyarakat dan kepada lingkungan sendiri; hasil-hasil karya Ulama Besar Syekh Abdurrauf, atau yang lebih terkenal dengan nama Teungku Syiah Kuala, yang namanya telah dipakai oleh Universitas kami, untuk memperoleh sempena dari kebesarannya”. Pada bagian lanjutannya, Prof.A.Madjid Ibrahim mengatakan, bahwa mengingat sudah langkanya karya-karya Syekh Abdurrauf itu; maka:”Universitas Syiah Kuala secara berangsur-angsur berusaha mengreprodusir hasil-hasil karya beliau untuk disebarluaskan kepada masyarakat”.
Selanjutnya, sang  Rektor juga berujar:”Usaha ini akan dilanjutkan sedikit demi sedikit dengan hasil-hasil karya penulis lainnya, yang dapat dikumpulkan dari kalangan masyarakat, dayah-dayah dan sumber-sumber lainnya, dalam rangka pembinaan sebuah perpustakaan tentang Sejarah Aceh pada Universitas Syiah Kuala, dan akan disebarluaskan juga kepada pusat-pusat pengkajian sejarah dalam lingkungan pelbagai Universitas, dan para peminat sejarah lainnya”.

 

 

(Sumber: Cuplikan dari tulisan  saya  yang berjudul”Mir’atut Tullab  Karya Terbesar Syiah Kuala”  yang pernah dimuat Warta Unsyiah.  Bale Tambeh, 2 September 2014, Hari Ultah Unsyiah ke – 53, T.A. Sakti).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s