Surat kepada Dr. Khalif Muammar di Malaysia

Bale Tambeh Darusssalam,

Banda Aceh, 18 Apam 1432

18 – 7 – 1432 H/20 – 6 – 2011 M

 

Kepada Yang Terhormat

Dr. Khalif Muammar

di  ATMA, UKM

 

Saya sedang membaca ulang makalah Bapak yang disampaikan di Aceh dua tahun lalu.

Judulnya:  “Kajian Terhadap Manuskrip Durr al -Fara’id  Karangan Shekh Nuruddin al-Raniri”.

Saya sendiri adalah peminat manuskrip Aceh, terutama yang berbahasa Aceh. Dari 32 judul yang sudah selesai saya transliterasi, hanya 3 judul  saja yang berbahasa Melayu, yaitu Tazkirah Thabaqat, Adat Aceh dan Qawa’idul Islam.

Pada catatan kaki no. 14 di halaman 3, tentang asal Teuku Mat Ha Hasan dari Kerang-kerang, Bapak menyatakan tidak tahu secara pasti apa yang dimaksud dengan kaf, ra, nga dan tanda dua kali; pada nama kampung itu. Saya coba member pendapat, bahwa tempat itu bernama Grong-Grong, yaitu satu kota kecil pada jalan raya Banda Aceh – Medan, yang terletak antara  Keude Padang Tiji dengan Pekan Pidie. Pasar/keude Grong-Grong, biasa ramai pada setiap sore hari. Sampai tahun  80 –an memang masih ada Dayah/Pesantren terkenal  di daerah Grong-Grong.

 

                                                                              Wassalam,

                                                                                  T.A. Sakti

                                                                            www.tambeh.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s