Selamat datang Bapak Menteri!

SELAMAT DATANG BAPAK MENTERI DAOED YOESOEF

KE DAERAH ISTIMEWA ACEH

 

         Telah beberapa hari belakangan ini, terbatiklah berita yang keluar dari mulut-mulut betah yang tak berjait. Kemudian oleh seorang dosen yang mengajar di Darussalam juga telah membenarkan “kabar angin” tersebut. Berita yang penulis maksudkan bahwa pada tanggal 8 sembilan (9) April 1980, Bapak Daoed Yoesoef selaku Menteri P&K Republik Indonesia akan berkunjung ke daerah Istimewa Aceh. Kunjungan mana adalah dalam rangka penyerahan Daftar Isian Proyek (DIP) untuk Daerah Istimewa Aceh. Atas kedatangan beliau terlebih dahulu saya ucapkan “Selamat datang ke Bumi Iskandar Muda ini /”.

 

             Bapak Menteri Yang Mulia ///.

        Saya sebagai seorang mahasiswa, tentu alakadarnya mengetahui tentang sejarah asal usul terjadinya “gelaran” atau “sebutan” baik dalam sekop Nasional maupun hal ihwal daerah tempat saya lahir/. Umum telah mengetahui bahwa kalau orang menyebut daerah Aceh, selalunya dikawani dengan kata “Istimewa” secara resminya. Dan umum mengetahui pula bahwa masalah atau hal yang di “istimewakan” di Aceh yaitu tiga bidang yakni bidang Agama, adat istiadat dan bidang pendidikan.

        Saya yang masih berstatus sebagai seorang mahasiswa, yang paling menarik adalah bidang pendidikan. Sudah belasan tahun saya bersekolah, namun pengertian yang sejelas-jelasnya apa yang dimaksud dengan “keistimewaan” Aceh dalam bidang pendidikan hingga hari ini belum saya ketahui yang seutuhnya.

       Mudah-mudahan berkat kedatangan Bapak Daoed Yoesoef kali ini akan terbukalah selubung yang tertutup itu. Semoga akan adalah orang2 pribadi atau badan resmi Departemen P & K yang sudi maju kedepan untuk menjelaskan pengertian “istimewa” bidang pendidikan bagi daerah Istimewa Aceh. Sudilah mereka menulis di masmedia umum baik majalah ataupun koran tentang masalah itu.      Dengan demikian kita harapkan supaya semua rakyat dapat mengerti tentang hak dan kewajibannya. Tidaklah akan kita jumpai lagi orang2 yang buta tentang historis itu, seperti yang sedang saya alami sendiri.

Dengan didahului oleh lambaian jari-jari daun dari pohon-pohon yang tertinggi yang tumbuh diatas Gunung Seulawah Agam dan Seulawah Dara di Aceh, sekali lagi saya ucapkan selamat datang dan juga selamat pulang kepada Pak Menteri semoga missi bapak berhasil///.

                                   Kampus Darussalam 8 April ’80

AWAK TUNONG.

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s