Hikayat Prang Sabi Ditulis Banyak Pengarang

Rubrik Droe Keu Droe

HPS disusun banyak pengarang

Seminar “Buku-buku Sejarah Aceh dan Tsunami” telah berlangsung di Banda Aceh tanggal 17 s/d 19  Oktober 2006. Saat sekarang, tentu para penulis sedang menyempurnaka isi buku-buku tersebut yang dijaring dari seminar itu. Selama seminar, ada satu hal yang tidak muncul kepermukaan, yaitu tentang siapa pengarang Hikayat Prang Sabi (HPS). Ada beberapa kemungkinan masalah itu tidak tersentuh, antara lain: 1. Karena ada keterbatasan, saya sendiri tidak sanggup selalu hadir di ruang seminar, sehingga tidak sempat menyimak pembahasan masalah tersebut. 2.Halaman makalah/ringkasan isi buku amat terbatas, dan ke 3. Masalah siapa pengarang HPS tidak dipersoalkan lagi, karena  secara umum sudah diketahui bahwa pengarang HPS adalah Tgk. Di Pantekulu.

Melihat pada daftar isi buku dan judul dari buku-buku tersebut, ada tiga buku yang mungkin menyinggung prihal HPS, yakni Aceh Bumi Srikandi, Budaya Aceh dan Aceh Tanah Rencong. Namun, bagaimana uraian persis ketiga buku itu tentang pengarang HPS, saya sendiri belum membacanya karena tidak dimuat  sebagai   isi makalah yang ringkas itu.

Memang, secara umum sudah diketahui dan “diproklamirkan” bahwa pengarang HPS adalah Teungku Pantekulu. Sebuah nama jalan di Banda Aceh, yang dulu bernama Jl. Perdagangan, telah diganti namanya menjadi Jln. Tgk. Chik  Pante Kulu. Buku-buku tebal –buku-buku- tipis, majalah, tabloid, buletin, brosur dan lain-lain; juga menyebutkan bahwa Pengarang HPS adalah Teungku Chik Pante Kulu. Dan HPS ini baru dikarang Teungku Di Pante Kulu dalam pelayaran pulang beliau ke Aceh – antara pelabuhan Jeddah sampai pelabuhan Pulo Pinang  –  dalam periode perang Belanda di Aceh , tepatnya tahun 1880.

Sebaliknya, banyak pula penulis yang menyebutkan HPS disusun oleh banyak pengarang. Di antara mereka adalah Tgk. Abdullah Arief, MA, Prof. Dr T. Ibrahim Alfian, Prof. Dr. Imran T. Abdullah dan HC. Zentgraaft.

Dalam kata pengantar (Mukaddimah) salinan HPS berhuruf Jawi yang diterbitkan oleh “Abdullah Arif”, beliau mengatakan bahwa  HPS dikarang oleh banyak ulama dalam menggairahkan semangat rakyat Aceh melawan Belanda. Seleksi disertasi   T. Ibrahim Alfian yang berjudul “Perang di Jalan Allah” juga menyebut banyak pengarang HPS, di antara yang  paling banyak disinggung adalah Tgk. Nyak Ahmad Cot Paleue. Sejauh yang dapat saya ingat, T. Ibrahim Alfian pun sama sekali tidak menyebut HPS versi Tgk. Pantekulu dalam disertasinya. Begitu pula, dalam buku T. Ibrahim Alfian lainnya mengenai HPS, yaitu Sastra Perang juga tidak  pernah menyinggung  mengenai karya Tgk. Di Pantekulu. Selain itu, dalam penelitiannya T. Ibrahim Alfian juga menjumpai,  bahwa naskah tertua HPS ditulis pada tahun 1710 M.

Tahun 2002, Prof. Dr. Imran T. Abdullah mengadakan pengkajian terhadap Hikayat Nasha’ihul Ghazat (Nasehat Peperangan). Walaupun tidak secara langsung menyebut HPS  ditulis banyak pengarang, namun secara tersirat amat terkesan demikian. Hal itu tercermin ketika ia membagi jenis HPS kepada dua bagian, yaitu Tambeh (sastra kitab) dan jenis epos/kepahlawanan. Hikayat Nasha’ihul Ghazat termasuk jenis Tambeh, yang isinya membicarakan hukum-hukum perang sabil, dalil-dalil ayat Al-Quran  dan Hadits tentang perang sabil. Mengenai jenis kedua, saya kutip: “HPS jenis Epos melukiskan peristiwa perang yang berlangsung di berbagai tempat di Aceh  sewaktu melawan Belanda, yakni: Hikayat Prang Sigli, Hikayat Prang Geudong, Hikayat Prang Bakongan, Hikayat Prang Rundeng, Hikayat Prang Gompeuni, atau kisah perang di zaman Rasulullah, misalnya, Hikayat Prang Bada, Hikayat Prang Uhud, dan Karya HPS Teungku Pante Kulu yang terkenal itu”. Mengomentari kutipan di atas, saya berpendapat kalau judul HPS ternyata banyak; tentu pengarangnya juga banyak. Namun Imran T. Abdullah tidak menyebut Hikayat Prang Keumala, yang naskahnya telah hilang hingga tak dijumpainya lagi di Perpustakaan Leiden, Belanda.

T.A Sakti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s