Dana Inpres Kesenian

Komentar Pembaca:

Dana Inpres Kesenian

Pembelaan Hr. Serambi Indonesia, demi menggairahkan kehidupan berkesenian di Aceh bukanlah perkara baru. Nuansa ini sudah nampak sejak harian ini berdiri lebih dari delapan tahun lalu. Misalnya, hadirnya rubrik Hikayat Aceh, Aceh Lam Haba, Haba Bak Rangkang, Apit Awe dan lain-lain dalam surat kabar ini.

Pembelaan paling baru dan cukup seru yang digebrak harian tercinta bagi rakyat daerah Aceh ini adalah menyangkut penyimpangan dana Inpres kesenian dari   Pusat yang  berjumlah 350 juta rupiah. Keseriusan Serambi menggugat masalah ini cukup mengesankan, ternyata dengan pemuatan beritanya secara berturut-turut, yaitu tanggal 22, 23, 24 dan sebuah tajuk rencana dalam “Salam Serambi” bertanggal 24-10-1997.

Sebagai orang awam, saya hanya mampu mengucapkan Alhamdulillah. Sebab pihak yang dianggap melanggar ‘aturan main’ itu telah menjelaskan mengapa penyimpangan dana kesenian itu sampai terjadi. Mudah-mudahan ditahun-tahun mendatang ‘kekeliruan’ yang merugikan bidang kesenian di Aceh, sama sekali tidak terulang lagi.

Sebenarnya, bantuan dana sangat dibutuhkan oleh berbagai bidang kesenian yang hendak digairahkan kembali/dikembangkan di daerah Aceh. Salah satunya adalah bidang Sastra Aceh yang sangat saya minati.

Dalam upaya menggairahkan kembali Sastra Aceh yang nyaris punah/mati sekarang ini, saya telah mengalih hurufkan (dari Arab Jawoe ke huruf Latin) puluhan judul manuskrip Aceh (naskah lama) yang terdiri dari Hikayat, Nadlam dan Tambeh Aceh.

Bila semua hasil alih aksara itu dicetak kecil-kecil( lk 60 halaman) sebagai buku saku akan menjadi 65 jilid. Jika perjilid hanya dicetak 1000 eks/buah saja, akan menghabiskan biaya sekitar 30 juta rupiah. Akibat ketiadaan dana, niat mencetaknya hanya kekal sebagai angan-angan belaka. Sementara dipihak lain, dana bantuan Pusat terkesan dihambur-hamburkan saja.!

T.A. Sakti

Kampus Darussalam

25 Oktober 1997

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s