Dialog Budaya Aceh di Bale Gadeng, Yogyakarta

Renungan dari:

Dialog Budaya Aceh di Bale Gadeng, Yogyakarta

Rabu malam, 22 Juni 1988

Berikut ini adalah sejumlah pertanyaan peserta yang ditujukan kepada Ketua Umum Pekan Kebudayaan Aceh Tiga (PKA-3)  Teuku Djohan yang sengaja datang dari Aceh untuk menjaring masukan bagi suksesnya PKA- 3. Kesemua peserta dialog adalah warga Aceh  baik yang tinggal di Yogyakarta atau yang datang dari Semarang, Solo, Malang  dan Surabaya.

  1. Cut Intan – Dosen IAIN:

–          Kini  logat Aceh  bahasa Aceh mulai menghilang dan digantikan bahasa Aceh logat Indonesia?!!!2

2.  Dahlan Thaib, SH

–          Acara PKA-3 agar diekspose sampai ke tingkat nasional dan mancanegara!

3. Bang Djoel

–          Tepat/tidaknya parawisata di Aceh?!!!

4. Bustami

–          Daerah lain sangat maju lagu daerah, baik irama pop dan tradisional, seperti lagu Batak , Irian!!!???.

–          Supaya dalam PKA-3 diadakan rekaman  lagu-lagu Aceh seperti daerah lain yang lagu daerahnya beredar secara nasional!!.

5. Dahlan Thaib, SH

–          Di Jawa kesenian daerah dimasukkan dalam kurikulm sekolah, baik tingkat SD, SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi. Bagaimana di Aceh ( setelah PKA-3 juga diusahakan memasukkan seni budaya Aceh dalam kurikulum sekolah; sesuai daerah istimewanya???!!!.

6.  Drs. Husen Yusuf

–          Mengapa Kereta Api ‘mati’ di Aceh???

–          Mengapa terlalu diperhitungkan laba – rugi dalam urusan Kereta Api ini!!!

–          Urusan pengangkutan lebih murah, pemakai jasa lebih banyak, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Aceh!!!.

7. Sedangkan Aceh istimewa di bidang agama, adat, pendidikan.

Nanti dilihat orang asing bahwa keistimewaan tersebut kurang berjalan

( apakah tidak takut dilihat orang, kita bohong. Ini bukan berarti tidak menyenangi datangnya turis asing/domestik!.

8.  Masalah penyeragaman busana adat Aceh untuk seluruh Aceh.

Penyeragaman agar tidak  menghilangkan keanekaan busana adat di Aceh!.

9.  Keistimewaan apa yang dimiliki Aceh yang masih berjalan/berlaku sekarang???.

10.  Dulu di Aceh abad 16 – 17  terdapat beberapa pemikir yang dapat mengangkat nama

Indonesia sekarang. Kenapa sekarang tak muncul lagi para pemikir di Aceh – yang seperti

Hamzah Fansuri, Nuruddin Ar-Raniry, Syekh Abdurrauf, Syamsuddin Sumatrani!!!???

11.  Mahasiswa Aceh yang berbakat, agar diupayakan beasiswa untuk belajar ke pusat-pusat

pendidikan yang  telah maju!!!

12.  Dr. Naouruzzaman:

Kenapa orang Aceh kurang membaca dan menulis?!!

Salah siapakah ini???!!!

13.   Bang Djoel:

Apakah masyarakat kita ( Aceh ) sudah siap menerima pariwisata?.

Dalam arti bahwa masyarakat kita  peka sekali dengan datangnya turis-turis. Terutama turis asing yang kulturnya sangat berbeda?. Nah, bagaimana ini Pak?.

Memang secara ekonomi semuanya halal!!!

Pimpinan Presidium  Majelis Pemuda  &  Mahasiswa Aceh ( MPMA ) melaksanakan

“Temu Wicara II Pemuda & Mahasiswa se-Jawa dan Bali” tanggal  9 – 11 Juli 1988

di Jakarta.

Para peserta dari organisasi Pemuda dan Mahasiswa Aceh dari Bali,  Surabaya, Semarang,

Solo, Yogyakarta, Bandung, Bogor dan Lampung. Taman Iskandar Muda ( TIM ) Jakarta

yang mempunyai 20 cabang; tiap cabang diundang seorang peserta.

Delapan organisasi di luar Jakarta, setiap/masing-masing diundang dua orang,

Isi “Temu Wicara” berkisar tentang Aceh masa depan, yang akan disumbangkan

Untuk PEMDA sebagai  masukan buat Pekan Kebudayaan Aceh Tiga ( PKA 3 ).

Surat dari Jakarta tertanggal  05 Zulqaidah 1408 H/ 19 Juni 1988 M.

Terima di Yogya, 24 Juni 1988

DALAM RANGKA PKA -3

Musyawarah Mahasiswa Aceh se-Jawa dan Bali

Tanggal 9 – 11 Juli 1988 di Jakarta.

Pesertanya dari Jakarta dan luar Jakarta

Taman Iskandar Muda, Presidium Mahasiswa Aceh

Peserta 2 orang ditanggung biaya transport pp

Antara lain: Lampung, Yogya, Semarang, Bandung,

Surabaya, Solo, Malang, Bogor.

Catatan kemudian:  ( 1 )  Semula tulisan di atas berupa tulisan tangan pada 2 lembaran kertas buram. ( 2 ) Saya turut hadir pada acara dialog budaya Aceh itu. Bale Tambeh, 7 Februari 2011,       T.A. Sakti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s