Surat dari Pengarah Indonesia, Kerjasama Indonesia-Belanda

Pengarah Indonesia, Kerjasama Indonesia-Belanda Untuk Pengembangan Pengkajian Indonesia

(INDONESIAN STEERING COMMITTEE DUTCH- INDONESIA COOPERATION IN THE PROMOTION OF INDONESIAN STUDIES

No.PPI/MJ/114/89                                                      Jakarta, 6 September 1989

Kepada yang terhormat

Drs. T. Abdullah Sulaiman

 

Kp. Keuramat

BANDA ACEH

Dengan hormat,

Surat Saudara tertanggal 22 Agustus sudah kami terima. Kami merasa bersyukur karena kesehatan Saudara sekarang sudah mulai pulih dan bahwa akhirnya Saudara berhasil menyelesaikan studi pada akhir tahun 1987.

Mudah-mudahan masa depan saudara mulai sekarang lebih cerah dari yang dulu-dulu.

Mengenai surat perjanjian yang Saudara maksud, yang Saudara merasa belum pernah menerima, dengan ini kami ingin memberi keterangan sedikit. Adapun surat perjanjian kami buatkan hanya jika peserta program lulus ujian S1 dan direncanakan untuk melanjutkan studi di negeri Belanda. Isi surat perjanjian menyatakan bahwa Panitia Pengarah Indonesia, Kerja sama – Indonesia-Belanda untuk Pengembangan Pengkajian Indonesia, mengusahakan beasiswa untuk memungkinkan peserta program bersangkutan melanjutkan studi pada jenjang S2 di negeri Belanda. Dalam surat perjanjian itu pula pihak Rektor Universitas asal peserta bersangkutan menyatakan akan menerima peserta sebagai pegawai negeri di instansinya, sedangkan peserta program berjanji akan pulang kembali ke lembaga perguruan tinggi asalnya, atau kalau ini tak mungkin, ke perguruan tinggi yang akan dirembukkan antara ketiga pihak yang menandatangani surat perjanjian bersangkutan.

Jadi, kalau peserta program tidak sampai melanjutkan studi jenjang S2 di negeri Belanda, kami memang tidak membuat surat perjanjian apa-apa. Dan demikianlah kasus Saudara, ya kan ? Dan semua rekan Saudara yang mengikuti program yang sama atau yang sejenis (Antropologi di UI), dengan tidak melanjutkan studi S2 di negeri Belanda, juga tidak dibuatkan  surat perjanjian seperti yang Saudara minta itu.

Namun menurut penglihatan kami, bekas peserta program yang tidak melanjutkan studi ke negeri Belanda itu, sudah banyak yang diterima sebagai pegawai negeri oleh universitas asalnya. Dan malah, yang sudah pulang studi S2 serta lulus ujian S2, ada yang mengalami kesukaran besar dalam upaya diangkat jadi tenaga pengajar di universitas asalnya. Sampai-sampai ada yang sudah ambil ancang-ancang untuk ke luar dari alma maternya… Sampai Bapak Rektornya turun tangan, dan dalam sekejap segala sesuatu yang berhubung dengan pengangkatannya diurus sampai selesai.

Semoga saudara tabah, dan bisa menerima segala kesulitan sebagai cobaan yang harus diatasi sebagai manusia yang takwa.

Kalau ada lain cara kami dapat memberi bantuan harap kami diberi tahu.

Wassalam,

Mien  Joebhaar

Sekretaris

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s