Perlu Pendidikan Guru Bahasa Aceh

Perlu Pendidikan Guru Bahasa Aceh

Menanggapi opini rubrik “Budaya” yang berjudul “Sastra Aceh yang Bukan Primordialisme” (Serambi, 6 April 1997 hlm. 4), saya berpendapat bahwa salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk mengsukseskan program pengajaran Muatan Lokal, khususnya bagi bidang bahasa daerah Aceh adalah adanya lembaga kependidikan guru bahasa Aceh di daerah ini.

Hanya saja, mengwujudkan sebuah lembaga kependidikan guru bahasa Aceh bukanlah persoalan mudah. Mungkin karena itulah rencana pembukaan lembaga serupa itu, terus-menerus tertunda. Sehubungan dengan itu, akan diungkapkan kembali sebuah berita Harian Serambi Indonesia yang berjudul “Dibutuhkan ahli sejarah, kesenian dan sastra Aceh” (Serambi, 11 April 1992) yang merupakan hasil wawancara wartawan Serambi dengan Prof. Dr. Abdullah Ali, MSc, yaitu Rektor Universitas Syiah Kuala saat itu.

Dalam wawancara itu Prof. Dr. Abdullah Ali, MSc menyebutkan rencana pembukaan Fakultas Kesenian, Sastra dan Sejarah Aceh di Unsyiah. Diharapkan, mudah-mudahan rencana ini terealisasi tahun 1993, katanya.

Ternyata rencana itu belum terwujudkan. Mungkin itu salah satu bukti, bahwa mendirikan sebuah lembaga pendidikan guru bahasa Aceh bukan urusan gampang. Namun demikian, kita berharap agar rencana kearah itu perlu terus ditumbuh-kembangkan!.

T.A. Sakti

Banda Aceh, Kamis, 10 – 4 – 1997

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s