Tunku Abdul Rahman Putera Al Haj, PM Malaysia I Keturunan Aceh!!!

Kunjungan “ Calon”  Perdana Menteri

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………dst…………………………………………………………………………………………………………………………….dst………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………dst………………………………………………………………………………………………………………………..

Dalam tahun 40-an, Dayah Baroe Bueng Asam mendapat kunjungan   seorang pemuda dari Kedah Semenanjung Melayu .Kedatangan sang tamu ini adalah dalam rangka kunjungan keluarga. Kunjungan tersebut,  yang pada saat itu   dianggap kejadian  biasa,tapi sejak tahun 1957,peristiwa kunjungan tadi menjadi suatu sejarah yang perlu diberi catatan khusus. Orang yang mengunjingi Dayah Baro Bueng Asam, Lam Jruen,  Seulimum  ketika Tanah Semenanjung  Melayu mendapat kemerdekaan dari penjajah Inggris tanggal 31 agustus 1957, menjadi tokoh yang paling penting di Malaya.

Beliau adalah Tengku Abdul Rahman Putera Al  Haj,yang memegang jabatan Perdana  Menteri  di Malaysia  selama 13 tahun. Beliau adalah pimpinan tertinggi partai UMNO yang berkuasa di sana masa itu. Pengganti beliau sebagai Perdana Menteri  Malaysia, adalah Tun Abdul Razak bin Datuk Husein (Alm).

Berkaitan dengan negara kita Indonesia,  Tengku Abdul  Rahman terkenal sekali di masa beliau jadi PM Malaysia. Masa itulah terjadi peristiwa sejarah yang terkenal dengan sebutan konfrontasi. Pihak kita pada saat itu sangat menentang  gagasan pembentukan sebuah negara  Federasi Malaysia yang kedalamnya juga digabungkan daerah Sabah di Kalimantan Utara. Setelah   Indonesia dipimpin Presiden Suharto, maka kekeruhan itu dapat dijernihkan kembali. Malaysia dan Indonesia sekarang, telah sama-sama menjadi anggota kelompok negara ASEAN.

SAKSI   mata terhadap kunjungan Bapak Kemerdekaan Malaysia itu, masih hidup hingga saat ini. Beliau adalah istri Tgk.  H.Ibrahim sendiri, yang masih sehat wal afiat sekarang . Tengku Abdul Rahman Putera Al  Haj, sangat berjasa dalam mempersatukan negara-negara Islam. Jalan pertama yang beliau tempuh, yaitu dengan mengadakan MTQ  tingkat Internasional setiap tahun di Kuala Lumpur. MTQ Internasional  adalah negara Malaysia yang merintisnya buat pertamakali. Karena jasanya, Tengku Abdul Rahman pernah diangkat oleh negara-negara Islam menjadi  presiden pertama   Persatuan Negara  Islam Sedunia.  Sekarang beliau bergiat dibidang Dakwah Islamiah di Malaysia.  ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………dst……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..dst……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………dst…………………………………………………………………………………………………

( Catatan: Tulisan di atas dicuplik dari laporan panjang  reporter T.A. Sakti  yang berjudul “Almarhum  Prof. H.A. Madjid Ibrahim berasal dari keluarga Ulama”. Laporan itu merupakan hasil liputan ke kampung asal Gubernur Aceh itu yang baru 15 hari meninggal  ketika itu, yaitu di Lam Jruen, Seulimum, Aceh Besar. Laporan yang banyak membahas perkembangan Dayah  Baro Bueng Asam yang dibangun pertama kali oleh seorang ulama asal Baghdad-Irak itu, telah dimuat secara bersambung dalam Harian “WASPADA”, Medan, pada Selasa, 21 April 1981, Rabu, 22 April 1981, Kamis, 23 April 1981, semuanya di halaman IX. Cuplikan  dari lembaran koran yang lisyek dengan air lumpur tsunami ini,  saya dektekan kepada putra saya yang pertama guna diketik komputer. Bale Tambeh Darussalam,  Kamis, 16 Puwasa 1431/26 Agustus 2010, pukul 15.40 Wib.,  T.A. Sakti).

 

Tambahan kemudian: Sekitar 33 tahun kemudian, pada  hari Ahad, 25 Zulkaidah 1434/1 September 2013 ditemani anak saya, kami datang lagi ke rumah keluarga Tengku Abdurrahman Putera Al Haj di Lam Jruen, Seulimum Aceh Besar. Satu jam lebih saya berbincang dengan Teungku Ainal Mar’iyah ,yaitu adik dari Prof. A.Madjid Ibrahim. Kamis, 5 September 2013. sekali lagi bersama anak disertai seorang wartawan muda dengan sepeda motor, sekali lagi kami menjumpai Teungku Ainal Mar’iyah. Dengan penuh minat, sang wartawan mencatat asal-usul Perdana Menteri Malaysia I itu!. Bale Tambeh, 20 November 2013 pkl 7.05 pagi, T.A. Sakti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s