Te dan Misteri…

Te      dan    Misteri…

“Tempo” hari  kucari dikau

Karna kau sinar dan harapanku

Tapi kau menghilang bagaikan

“Sinar Harapan”

Ku “analisa” setiap “peristiwa”

Ku “waspada”i setiap kontak pembaca

Jejakmu tak terikut jua

O……  dikau yang misterius

Tunjukkan padaku selembar “Kompas”

Agar aku dapat membaca “suara pembaruan”  mu

Tak kusangka kau sekarang jadi

‘EDITOR”  bersama Syu’bah Asa

Tapi apapun kata rumput yang bergoyang

Yang jelas aku kangen kamu

Kudengar  kau sekarang  bahagia

Dalam dekapan  “lesehan”  Malioboro

Aku kini manusia malang

Yang hilang dari peredaran

Kalau sudah tiba waktuku (untuk tidur)

Tak seorangpun  ku  ingin  mengganggu

Kecuali   kau …

TE     …     SEULAMAT    BEUNGEH   …    EH ..   BEUNGOH !

MALAHAYATI       II/4

KOTABAKTI                                                                                                     JABATKU

( PIDIE   –   ACEH  )                                                                                               dto

______________________                                                                            ( MUSTAFA    KAMAL )

Catatan: Terima di asrama Aceh “ Merapi Dua Yogyakarta, Kamis jam  12.22 Wib. Tanggal 13 Rabi’ul Awal  1408 bersamaan  5 November  1987 , yaitu pada hari saya lulus ujian sarjana. Kata-kata dalam tanda petik (“….”)  adalah nama majalah dan suratkabar. Pengirimnya Mustafa Kamal SH, sahabat ( seasrama di  IPM – Sakti, Banda Aceh  dan )sefakultas di   FH Unsyiah. Baca pertama jam 13.33 wib. di Bulaksumur dalam becak dayung bersama Drs. Agust  Supriyono MA, dalam perjalanan dari asrama ke Fakultas Sastra UGM untuk mengurus syarat –syarat wisuda. “Te” adalah nama panggilan akrab buat saya dari teman-teman di Aceh . Ditulis  dalam 4 warna.

Saya yang membuat catatan:

dto

T. Abdullah Sulaiman alias T.A. Sakti

( Catatan tambahan: Dalam periode waktu yang dibahas dalam puisi di atas, keadaan pribadi saya dalam keadaan sakit, akibat musibah tabrakan di Jawa. Setelah berobat sebelas bulan  di dua rumah sakit di Yogya dan Solo, saya pun dijemput keluarga pulang ke Aceh. Hanya lima hari di kampung, saya diantar untuk berobat secara urut ke pedalaman Aceh Barat selama setahun. Setelah itu,saya pun balik ke Yogyakarta buat menyusun  skripsi kembali. Pengalaman menetap setahun ( April 1986 s/d April 1987)  di desa Ujong Blang, Mukim Bungong Taloe, kecamatan Beutong,  Aceh Barat pernah saya tulis  pada  surat pembaca dalam majalah “EDITOR”, Jakarta. Kabar itulah yang dibaca sahabat saya – sekarang Mustafa Kamal, SH, MH –  yang punya denyut hidup!. 9 Agustus 2010, jam 5.50 pagi  rab uroe Makmeugang Puwasa; T.A. Sakti).

Iklan

2 pemikiran pada “Te dan Misteri…

  1. Assalammualaikum wr.wb.
    Bapak T.A. Sakti Yth.
    Bergetar perasaan saya ketika membaca kembali sebaris puisi yang saya kirimkan untuk Bapak puluhan tahun yang lalu. Betapa tidak, puisi yang menurut saya sebenarnya tidak layak publikasi itu telah bapak hargai sedemikian rupa dan sedemikian detail pula “catatan yang menyertai kelahirannya”. Bagi saya, kebahagiaan Bapak adalah kebahagiaan saya juga dan kini ada suatu hal yang menjadi pelajaran baru bagi saya yaitu saya wajib menghargai apapun yang telah orang berikan untuk saya, walaupun itu hanya sebaris puisi, seperti yang telah Bapak lakukan terhadap puisi saya yang sederhana itu. Terima kasih Bapak T.A. Sakti, saya menanti karya-karya Bapak selanjutnya untuk ikut memperkaya khasanah budaya bangsa…

    • ‘Alaikum salam!. Memang hobi saya menyimpan kertas catatan-kerennya dokumen. Catatan saya pada pembungkus kaleng susu dari warkop “Budin” tempat kita minum kopi dulu(1980) masih juga saya simpan. Begitu pula carikan koran “Waspada” tentang penelitian bahasa Aceh oleh orang Australia. Apa boleh buat,… biar sudah berlumpur tsunami tetap; dibuang sayang!!!. Penampilan puisi – yang amat berkesan bagi saya karena saya terima dari Pak Pos bebrapa saat setelah saya sah lulus sarjana, yang sebelumnya amat saya ragukan mencapainya – itu belum sempurna seperti aslinya, baik susunan baris – baris puisi atau dalam hal 4 warnanya. Maklum, saya kurang mahir dalam mengolah blog internet. T.A. Sakti).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s