SELAMAT BUAT DOKARIM

Surat Droe Keu droe:

Selamat Buat Dokarim!

Selamat buat Dokarim!. Selamat datang buat para penulis baru Aceh!. Ternyata, Aceh memang gudangnya pengarang. Betapa tidak, di Aceh-lah munculnya empat pengarang yang paling produktif di Nusantara pada abad ke-17. Mereka itulah yang menyebarkan bahasa Melayu Pasai ke seluruh Nusantara sehingga menjadi cikal-bakal bahasa nasional Indonesia. Merekalah ulama-pujangga-sastrawan, yaitu Hamzah Fansury, Syamsuddin as-Sumatrai/ni, Abdurrauf  as-Singkili dan Nuruddin Ar-Raniry.

Hanya karena di Aceh  kurang dijumpai “era tenang” sejak tahun 1873 , maka bibit penulis di Aceh menjadi punah atau tidak sempat berkreatif, maka timbullah kesan seolah-olah Aceh gersang dengan pengarang. Sebagian bukti yang sudah saya temui, sampai sewaktu perang Belanda 1873,  sebagian besar ulama Aceh adalah juga sekaligus sebagai pengarang. Ketika era perang Belanda, para ulama ini  sibuk menyalin dan mengarang Hikayat Prang Sabi untuk menggairahkan semangat juang rakyat Aceh melawan Belanda.

Kenapa saya mulai surat ini dengan ucapan selamat kepada Dokarim?. Karena tanpa hadirnya lembaga Dokarim, tak mungkin muncul 1432 calon pengarang Aceh. Aceh memang langka dengan lembaga atau yayasan yang mengangkat bakat terpendam seperti ini. Yayasan budaya  Aceh memang ada, tetapi hanya bergiat semusim. Setelah mengadakan seminar budaya yang gegap gempita dalam berita-berita di media-massa, lantas lenyap ditelan udara.  Kumpulan makalah seminar pun tak dicetak menjadi buku, sehingga kegiatan mereka bergema sesasat dan setelah itu hampa; sunyi-senyap!.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa orang Aceh memang kurang tertarik pada budaya. Mereka lebih  berminat pada bidang bisnis. Tak apalah, boleh saja! Tapi kenapa yang menjadi Toke-toke besar /konglomerat, tetap pula  bukan orang Aceh!?.

Akhirnya, kepada para pemenang “Sayembara Menulis Untuk Perdamaian Aceh”; sekali lagi saya ucapkan selamat!. Semoga bakat anda dalam menulis terus-menerus diasah. Kepada yang belum menang agar tidak patah semangat!??. Dan kepada pimpinan Hr. Serambi Indonesia yang memasang iklan-pengumuman pemenang  itu (Serambi, 15-11-2006, hlm.8),  agar sudi membuka “Rubrik Budaya”, seminggu sekali. Semoga!.

17 – 11 – 2006

T. A. Sakti

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s