RESEP OBAT NENEK MOYANG

Komentar Pembaca:

Resep Obat Nenek Moyang

Saya amat heran, mengapa sebuah naskah lama tentang pengobatan penyakit; sama sekali tidak menyinggung obat-obat untuk penyakit yang disebabkan jin, hantu, kuntilanak dan makhluk halus yang jahat lainnya. Padahal, kitab sejenis yaitu “Tajul Muluk”  banyak sekali menyebutkan berbagai do’a dan ayat al-Quran buat azimat atau mantera-mantera “meurajah” lainnya. Itulah “Kitaburrahmah fitthibbu wal Hikmah” terjemahan kitab bahasa Arab oleh Syekh Abbbas Kuta Karang, tahun 1266 H.

Mengenai sumber penyakit, naskah lama tulisan tangan ini hanya menyebut dua asalnya, yaitu akibat makan-minum yang tidak  teratur (tak diadatkan) dan berlebih-lebihan. Seterusnya, rusak atau hilangnya keseimbangan antara empat kekuatan dalam tubuh manusia;  juga menjadi sumber penyakit.

Keempat kekuatan pada tubuh itu ialah Jaziyah, Maas’ikamat Haakhimat dan Dafaat. Fungsi Jaziyah yaitu kekuatan menelan, Masikat fungsinya menahan penyakit, fungsi Hadhimat menghancurkan makanan dan fungsi Dafaat adalah mengeluarkan ampas makanan, baik berupa keringat dan kencing-tinja manusia. Jadi, bila salah satu dari keempat alat tubuh ini rusak, maka muncullah penyakit pada tubuh manusia.

Oleh karena naskah pengobatan yang saya simpan ini masih dalam bentuk tulisan tangan (belum dicetak) dan besar kemungkinan akan musnah dalam waktu tak lama lagi, maka baiklah saya salin beberapa jenis obat yang terkandung di dalamnya.

  1. Penghulu segala obat sakit lahir (anggota badan) adalah air madu, sedangkan penawar penyakit batin paling ampuh, yaitu membaca Al-Quran. Bagi yang pernah membaca biografi Yasser Arafar,Ketua PLO  tentu mengetahui betapa akrabnya tokoh pejuang Palestina ini dengan air madu. Dan semua kita pun sudah tahu bagaimana tegarnya fisik tokoh ini dalam mengharungi badai perjuangannya.
  2. Bagi mereka yang keracunan, maka air madu bersama buah badam dapat dibuat haluwa (dodol) untuk dimakan setiap pagi.
  3. Rambut keguguran, maka biji sawi dapat dijadikan obatnya, sedangkan yang menderita lemah anggota badan, maka telur ayam merupakan obat mujarabnya. Lemah syahwat obatnya halba (haleuba).

Sembari mengutip Hadits Nabi “wakullu daain lahu dawaaun illas salaama wal harma”, artinya: segala penyakit ada obatnya, kecuali mati dan menjadi tua, kita akhiri pembicaraan singkat mengenai naskah lama yang nyaris keropos ini.

T. A. Sakti.

Putusan akan diberikan 5-5-1997

Jadi-tidaknya dicetak Akhbarul

Karim oleh TB…. di Banda Aceh.

(Catatan: tak jadi dicetak/gagal!!. Dan sesudah gagal tiga kali lagi; baru tercetak!. Bale Tambeh,   18 -5- 2010 -T.A. Sakti).

{ Tambahan mutakhir: Alhamdulillah, bertepatan menyambut bulan awal Tahun Hijriah, Muharram 1433; kini Kitaburrahmah… telah selesai kami salin dalam dua macam huruf, yaitu huruf Jawi/Jawoe dan huruf Latin. Baru kemarin sore saya tahu ( 11 Februari 2012 M), bahwa Baqarat Al Hakim yang bukunya banyak  dikutip menjadi isi naskah itu adalah bernama asli Hypocrates, seorang ahli pikir Yunani. Dengan demikian, berarti naskah Kitaburrahmah… bersumber Yunani, Arab-Islam dan Aceh. Begitulah celoteh Pak Kalam yang  berhari-hari membolak-balik berbagai Kamus untuk mencari kisah-kisah  tersembunyi di balik  naskah itu. Sekarang kami menunggu kehadiran sponsor yang mau menerbitkannya/mencetaknya!!!. Bale Tambeh, 26 Desember 2011, pukul 6.20 PM., hari Ultah ke  7  tsunami Aceh jika  dihitung dengan Kalender Masehi, tapi bila yang kita pakai Almanak Hijriah, tentu sudah lebih 7 tahun.,    T.A. Sakti}.

Iklan

2 pemikiran pada “RESEP OBAT NENEK MOYANG

  1. Salam,

    Saya ada bermimpi ttg seorang memeberi saya penawar penyakit asma/lelah…
    Sayangnya ada beberapa ramuan terlupa… tapi antaranya :-
    1) Serai darat (maaf! saya sendiri tidak pernah dgr nama serai ini, yg ada serai wangi dan serai untuk masakan adalah)

    2) madu

    3) sedikit potongan ayat Quran (tapi sayang terlupa ayat yg mana satu)

    Sekiranya ada petua lain atau tambahan mahu dikongsi, terima kasih..

    • untuk obat asma(Aceh: seunak), boleh dibaca kitab Tajul Muluk asal Aceh, yang terakhir dicetak di Surabaya!.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s