PAHLAWAN NASIONAL ASAL RIAU

Dari pembaca:

Pahlawan Nasional Asal Riau

Alhamdulillah, pada tanggal 10 November 1997 Pemerintah Republik Indonesia telah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada salah seorang putra bangsa terbaik asal Riau, yaitu Raja Haji Fisabilillah yang syahid di Teluk Ketapang Malaka (di Malaysia sekarang) ketika memimpin pertempuran menyerang Belanda pada tahun 1784 yang telah menjajah Malaka yang telah direbutnya dari Portugis..

Sebenarnya cukup banyak putra-putra Riau yang pantas diberi gelar Pahlawan Nasional. Namun, menurut pakar sejarah bahwa ada empat (4) orang yang paling menonjol di antara mereka, yaitu Panglima Besar Tengku Sulung, Tuanku Tambusai, Raja Ali Haji dan Sultan Syarif Qasim II. Nilai kepahlawanan ke 4 tokoh pejuang Riau ini, telah diperbincangkan dalam sebuah seminar di Medan tahun 1998 yang diadakan oleh Keluarga Besar Masyarakat Riau (KBMR) Medan bekerjasama dengan Fakultas Sastra USU, Medan.

Makalah tentang Teungku Sulung disampaikan Prof. Dr. T. Ibrahim  Alfian dengan judul “Panglima Besar Tengku Sulung : Pemimpin Perlawanan rakyat Riau Terhadap Belanda Tahun 1858”. Dalam makalah itu Prof. Dr. T. Ibrahim Alfian sempat menyebutkan, bahwa studi pertama mengenai Panglima Besar Teungku Sulung, sejauh yang beliau ketahui; telah dilakukan oleh Drs. Teuku Abdullah Sulaiman (baca : Harian Waspada, Medan, Senin, 6 Juni 1988 halaman IV) sebagai skripsi S1 di Jurusan Sejarah Fakultas Sastra UGM pada tahun  1987 dengan judul “Perlawanan Rakyat Retih di Riau Tahun 1858”.

Dalam rangka menyambut 140 tahun (1858-1998) perang Retih yang dipimpin Panglima Besar Teungku Sulung, sebagai peneliti perdana peristiwa heroik rakyat Riau  itu; saya menghimbau Pemda Riau, PT. Caltex di Riau dan pihak-pihak yang mencintai sejarah kepahlawanan rakyat Riau untuk mencetak dan menerbitkan buku dari skripsi “Perlawanan Rakyat Retih di Riau Tahun 1858” itu. Bila disisip dengan arsip-arsip tambahan yang masih saya miliki, malah judul skripsi itu dapat diganti/diubah, misalnya : “Panglima Besar Tengku Sulung, Pahlawan Terlupakan Asal Riau”, dan sebagainya.

Demikianlah himbauan saya dari Aceh, mudah-mudahan sampai terdengar ke Riau sana.. Semoga!.

Banda Aceh, 17 Desember 1997

T.A. Sakti

( Drs. T.Abdullah Sulaiman, Sm.Hk )

*Buat majalah GATRA, Jakarta.

( Catatan:  Sekitar satu setengah  tahun  setelah saya tulis surat “pembaca” di atas, yaitu   pada 23  Juli 1999 saya diundang pada  “Seminar Sejarah Nasional Tengku Sulung” di Tembilahan, Riau. Seminar itu dalam rangka mengusulkan Panglima Besar Tengku Sulung menjadi Pahlawan Nasional. Sayangnya, hingga hari ini usulan itu belum

menjadi kenyataan!!!. T.A. Sakti – 12 – 5 – 2010).

About these ads

4 pemikiran pada “PAHLAWAN NASIONAL ASAL RIAU

  1. Riwayat Sulthan syarif qasim ada gk?

    • saya kira riwayat beliau ada di internet. Yang masih gelap kisah Sulthan Syarif Qasim selema menetap di Aceh dalam masa Perang Kemerdekaan RI (1945 – 1949 ). Sukar kita mengumpulkan bahannya, karena hampir semua kawan seperjuangan beliau di Aceh sudah berpulang ke alam baqa!.TA

  2. trimakasih ats perjuangan ntuk kmerdekaan riau smoga harwa mu di trima di sisi allah swt, amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s